JUM’ATUN NIKMAH AND UNFORGETABLE MOMENTS IN HER LIFE

Assalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh…

Aku hanya ingin merangkum, walaupun tidak mungkin semua bisa ku rangkum setiap kenangan hidup yang telah aku lalui hingga sampai usiaku sekarang ini. Untuk selalu diingat! ya itulah alasan utamaku memposting ini. Karena dengan melihat gambaran dari setiap potongan kenangan itu, paling tidak bisa membuat aku merasakan kembali peristiwa dalam kenangan itu dan menantang ku untuk terus membuat kenangan yang menakjubkan lainnya untuk aku ingat kembali di masa depan seperti saat ini aku bernostalgia dengan mereka yang aku sebut “unforgetable moments in my life”. Continue reading

TIPE BELAJAR

Kegiatan pertama dan utama dalam proses belajar adalah kegiatan menerima informasi. Dapat dipastikan jika setiap peserta didik memiliki tipe yang berbeda dalam menerima informasi. Dengan kata lain, peserta didik dalam suatu kelas memiliki tipe belajar yang berbeda-beda. Berdasarkan hal itu, tipe belajar dapat diartikan sebagai kecenderungan persentase terbesar pada diri peserta didik dalam kemudahannya menyerap dan memahami materi pelajaran. Tipe-tipe belajar tersebut sebagai berikut: Continue reading

DISORDER OF DIGESTIVE SYSTEM

  1. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Severe “heartburn” in laymen’s language. Weakness of the valve between the esophagus and stomach may allow stomach acid to reflux (regurgitate, backup) into the esophagus and irritate and inflame the lining. This results in chest pain which can mimic that of angina (pain of cardiac ischemia or an MI). Continue reading

DISORDER OF RESPIRATORY SYSTEM

  1. Emphysema

Results in the destruction of the alveolar walls. Many smokers have both bronchitis and emphysema, which are often referred to as chronic obstructive pulmonary disease (COPD). Chronic inflammation of the bronchioles, usually caused by cigarette smoke or air pollution, probably initiates emphysema. Continue reading

REGULASI HORMONAL SELAMA SIKLUS MENSTRUASI

BAB I. PENDAHULAUN

  1. Latar Belakang

Seperti halnya pada pria, reproduksi pada wanita juga berada di bawah control dari hormone dan regulasi saraf. Perkembangan organ reproduksi wanita dan fungsi normalnya tergantung pada jumlah hormone di dalam tubuh wanita tersebut. Selama pubertas, wanita mengalami pristiwa pertama pada pendarahan menstruasinya yang disebut menarche, yang umumnya dimulai pada usia antara 11 sampai 13 tahun dan umumnya juga sempurna ada usia 16 tahun. Vagina, uterus dan tubafalopi serta genitalia bagian eksternal juga mengalami perkembanagan. Lemak tersimpan di bagian dada dan sekitar pinggul menyebabkan bagian-bagian trsebut membesar pada fase dewasa.

Laju peningkatan sekresi estrogen dan progesteron pada ovary merupakan bentuk respon primer untuk perubahan yang terjadi pada masa pubertas. Karena sebelum pubertas, estrogen dan progesteron disekresikan dalam jumlah kecil termasuk LH dan FSH. Rendahnya laju sekresi hormone-hormon tersebut karena sediktnya GnRH yang dihasilan oleh hipotalamus. Siklus sekresi LH dan FSH, ovulasi, perubahan sekresi estrogen dan progesterone setiap bulannya serta perubahan-perubahan lain termasuk ke dalam karakteristik dari siklus menstruasi.

  1. Rumusan masalah

Berdasarkan latar belakang diatas maka disusun rumusna masalah sebagai berikut:

  1. Apa yang dimaksud dengan siklus menstruasi?
  2. Bagaimanakan regulasi hormonal selama siklus menstruasi?
  1. Tujuan

Tujuan dari penulisan makalah ini sebagai berikut:

  1. Untik memgetahui definisi dari siklus menstruasi
  2. Untuk mengetahui regulasi hormonal selama terjadinya siklus menstruasi pada wanita.

Continue reading

ONTOGENI Acacia auriculiformes

 

ONTOGENI  DAUN Acacia auriculiformis

  1. Pendahuluan

            Acacia auriculiformis atau dalam bahasa indonesia pohon akasia tumbuh antara 15 – 30 m dengan batang sampai dengan panjang 12m dan diameter 50cm. Tumbuhan ini memiliki dedaunan yang lebat memiliki batang yang bengkok dan kulit pecah – pecah secara vertikal. Memiliki akar yang dangkal dan tumbuh menyebar. Daun dengan panjang dan lebar 1,5 – 2,5 cm, tebal, kasar dan melengkung. Tumbuhan ini memiliki bunga dengan  Bunga panjang 8 cm. Nama akasia berasal dari kata Yunani ‘akis‘ yang berarti titik atau duri dan julukan spesifik berasal dari bahasa Latin ‘telinga auricula’-eksternal hewan dan’ forma-bentuk, angka atau bentuk. Tanaman ini banyak ditanam di daerah tropis Asia dengan penanaman yang luas di Cina dan India. Continue reading

SI KIKIR BOLI


Di suatu hutan pinus, tinggallah seorang kurcaci bernama Boli. Dia adalah kurcaci yang sangat rajin bekerja. Dia berangkat bekerja sebelum penghuni hutan yang lain terbangun dan kembali ke rumahnya setelah penghuni hutan yang lain tertidur. Dia sangat suka mengumpulkan makanan dari hutan dan menimbunnya di rumahnya untuk dia nikmati sendiri. Tetapi walaupun dia adalah satu-satunya penghuni hutan yang paling rajin bekerja, tak seorang pun dari penghuni hutan yang menyukainya. Karena selain rajin, dia juga adalah penghuni hutan yang paling kikir. Continue reading