TIPE BELAJAR

Kegiatan pertama dan utama dalam proses belajar adalah kegiatan menerima informasi. Dapat dipastikan jika setiap peserta didik memiliki tipe yang berbeda dalam menerima informasi. Dengan kata lain, peserta didik dalam suatu kelas memiliki tipe belajar yang berbeda-beda. Berdasarkan hal itu, tipe belajar dapat diartikan sebagai kecenderungan persentase terbesar pada diri peserta didik dalam kemudahannya menyerap dan memahami materi pelajaran. Tipe-tipe belajar tersebut sebagai berikut: Continue reading

Advertisements

DISORDER OF DIGESTIVE SYSTEM

  1. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Severe “heartburn” in laymen’s language. Weakness of the valve between the esophagus and stomach may allow stomach acid to reflux (regurgitate, backup) into the esophagus and irritate and inflame the lining. This results in chest pain which can mimic that of angina (pain of cardiac ischemia or an MI). Continue reading

DISORDER OF RESPIRATORY SYSTEM

  1. Emphysema

Results in the destruction of the alveolar walls. Many smokers have both bronchitis and emphysema, which are often referred to as chronic obstructive pulmonary disease (COPD). Chronic inflammation of the bronchioles, usually caused by cigarette smoke or air pollution, probably initiates emphysema. Continue reading

ONTOGENI Acacia auriculiformes

 

ONTOGENI  DAUN Acacia auriculiformis

  1. Pendahuluan

            Acacia auriculiformis atau dalam bahasa indonesia pohon akasia tumbuh antara 15 – 30 m dengan batang sampai dengan panjang 12m dan diameter 50cm. Tumbuhan ini memiliki dedaunan yang lebat memiliki batang yang bengkok dan kulit pecah – pecah secara vertikal. Memiliki akar yang dangkal dan tumbuh menyebar. Daun dengan panjang dan lebar 1,5 – 2,5 cm, tebal, kasar dan melengkung. Tumbuhan ini memiliki bunga dengan  Bunga panjang 8 cm. Nama akasia berasal dari kata Yunani ‘akis‘ yang berarti titik atau duri dan julukan spesifik berasal dari bahasa Latin ‘telinga auricula’-eksternal hewan dan’ forma-bentuk, angka atau bentuk. Tanaman ini banyak ditanam di daerah tropis Asia dengan penanaman yang luas di Cina dan India. Continue reading

PERBEDAAN ANTARA SEL EUKARIOTIK DAN SEL PROKARIOTIK

Replikasi pada Sel Eukariotik

Replikasi sangat berhubungan dengan pembelahan sel pada semua organisme  termasuk pada sel prokariotik dan sel eukariotik. Pembelahan sel pada eukariotik terjadi melalui siklus sel. Tidak seperti sel prokariotik dimana sel tersebut dua kali lebih cepat dibawah batas optimal sekurang-kurangnya sama dengan 20 menit sedangkan pada siklus sel eukariotik membutuhkan beberapa waktu selama 18 sampai 24 jam untuk menyelesaikannya. Continue reading

SUPERVISI PENDIDIKAN

A. PENGERTIAN, FUNGSI DAN PERAN SUPERVISI

1. Pengertian Supervisi

Sebelum supervisi dibahas secara lebih rinci, terlebih dahulu perlu diterangkan beberapa istilah yang dijumpai di dalam praktek, yang isi kegiatannya mirip dengan supervisi. Istilah-istilah yang dimaksud adalah: inspeksi, penlikan, pengawasan, monitoring, dan penilaian. Inspeksi berasal dari bahasa Belanda inspective . Didalam bahasa Inggris dikenal inspection. Kedua kata tersebut berarti pengawasan, yang terbatas kepada pengertian mengawasi apakah bawahan (dalam hal ini guru) menjalankan apa yang telah diinstruksikan oleh atasannya, dan bukan berusaha mambantu gguru itu (Ngalim Purwanto, 1990). Pelakunya disebut inspektor. Inspektor pendidikan bertugas untuk melakukan pengawasan terhadap semua kegiatan sekolah, masalah ketatusahaan, masalah kemuridan, keuangan, dan sebagainya sampai kepada proses belajar-mengajar. Continue reading